Tampilkan postingan dengan label CERSING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERSING. Tampilkan semua postingan

CERITA SINGKAT #2 - LAHIRNYA SANG BIDADARI

     Pada zaman dahulu kala, ada sebuah kerajaan adikuasa, yang bernama Kerajaan Ramandha. Tepat pada tanggal 11 Januari pukul 12.00 sang Ratu melahirkan anak pertamanya. Anak tersebut diberi nama Elzan Subekti Ramandha. Awalnya Sang Ratu tak setuju dengan nama itu. Ia tidak setuju dengan nama anaknya. Karena kelak anaknya akan menjadi Bidadari yang cantik, anggun dan baik hati. Tidak pantas menyandang nama itu. Namun sang Raja tetap ingin menggunakan nama Subekti. Karena tanpa nama itu tidak akan ada Kerajaan Ramandha.
     Akhirnya Sang Ratu memanggil penasihat kerajaan yang amat bijaksana, yang bernama Kuwani. Sang Ratu bertanya kepada Kuwani, apakah nama itu akan cocok dengan anaknya. Sang penasihat berkata "Ratuku yang mulia, Subekti merupaka asal muasal kerajaan Ramandha. Memang sepantasnya nama itu harus dilestarikan di kalangan kerajaan. Rajaku Yang Mulia, Sang Ratu telah melahirkan seorang anak berjenis kelamin perempuan. Menurut saya nama tersebut kurang cocok dengan anak baginda. Bagaimana kalau saya mengusulkan sebuah nama?" tanya sang penasihat. "Boleh saja." kata sang Raja. "Saya telah memfikirkan sebuah nama, bagaimana kalau Elzane Bella Ramandha. Elzane kita ambil dari nama awal sang putri, hanya saja saya tambahkan huruf 'e' agar terdengar lebih bagus. Sedangkan Ramandha kita tahu dari mana nama akhir tersebut berasal. Sedangkan Bella, mengapa saya memilih kata itu? Karena saya yakin Sang Putri akan menjadi Bidadari yang akan membela seluruh kalangan. Baik bidadari, bidadara dan manusiua. Karena menurut Ki Jomblo, Sang Putri merupakan keturunan kesebelas Kerajaan Ramandha. Pada keturunan kesebelas-lah akan lahir seorang anak yang sangat adil, bijaksana dan baik hati yang dapat memajukan negeri khayangan ini." jelas Kuwani panjang lebar. "Saya setuju dengan nama itu. Bagaimana dengan anda Baginda?" tanya Sang Ratu. "Saya juga setuju permaisuriku." jawab sang Raja.
     Akhirnya dibawah langit dan naungan awan 11 Januari, Sang Putri yang akan menjadi Bidadari yang cantik, anggun, baik hati, adil dan bijaksana ini diberi nama Elzane Bella Ramandha.
     "Terima kasih Kuwani, Terima kasih Ki Jomblo. Ini ceritaku, mana ceritamu?" tanya sang ratu.
Read More → CERITA SINGKAT #2 - LAHIRNYA SANG BIDADARI

CERITA SINGKAT #1

     Disuatu siang yang tidak begitu terik, kami berdua sampai di sebuah rumah sederhana yang cukup untuk menampung kami. Sesampainya dirumah itu, dia langsung mengetuk, lebih tepatnya menggedor pintu rumah itu sebanyak tiga kali. Betapa terkejutnya kami ketika pintu rumah itu terbuka. ada seorang bidadari yang jatuh dari surga dihadapan kami. Sang bidadari itu mengajak kami ke sebuah restoran sederhana di sekitar rumah itu (Yamien 88). Sang Bidadari memesankan kami semangkuk Yamien + Pangsit, dan segelas es teh manis. Ternyata sang bidadari itu tahu kalau kami sedang kelaparan. Sang bidadari bercerita kalau di khayangan, ketika para bidadari dan bidadara sedang lapar, merekan makan mie instan (Indomie). Kami berdua hanya manggut-manggut. Ketika Yamien dan Es Teh datang, kami langsung melahapnya tanpa henti.
    Selesai makan, bidadari bertanya, "Apakah kalian sudah kenyang?" Kami berdua hanya menggeleng. "Mau ikut makan Indomie di khayangan?" tanya bidadari itu selanjutnya. "Boleh." kami berdua menjawab serempak. Kami pun pergi ke rumah sederhana tadi. Kata sang bidadari itulah istananya. Itu adalah bagian dari khayangan. Betapa senangnya kami mengetahui rumah yang sering kami kunjungi itu adalah istana. Ketika kami masuk sudah terhidang tiga mangkuk Indomie rebus. Dua mangkuk rasa Ayam Bawang dan satunya lagi rasa Kari Ayam. "Mari makan." Kata sang Bidadari. Kami hanya terdiam. Namun ketika melihat Sang Bidadari makan dengan lahap, kami pun mengikutinya makan. Ternyata rasanya enak sekali. Berbeda dengan Indomie yang biasa kami makan. Katanya itu resep kerajaan.
     Waktu demi waktu berlalu. Indomie kami pun habis. Tentunya punya Sang bidadari sudah habis duluan. "Sudah kenyang belum?" Sang Bidadari bertanya. "Sudah." Jawabku. "Aku juga sudah kenyang." Jawa dia. Ternyata memeang benar, Indomie bisa bikin kita kenyang. Apalagi dengan menggunakan resep Kerajaan Ramandha. Akhirnya kami pamit pulang karena kami sudah kenyang. Terimakasih Bidadari, terimakasih Indomie. Ini ceritaku, mana ceritamu?
Read More → CERITA SINGKAT #1
 
It's Fantastic Blogger Template by Ipietoon Blogger Template